Rossi, 'The Doctor' Dengan Eksperimen Gila di Atas Sirkuit.
Jakarta - I race to win. If I am on the bike or in a car it will always be the same. - Valentino Rossi
Italia tidak pernah kekurangan bintang di bidang olahraga. Dan Valentino Rossi adalah salah satunya.
Lahir di Urbino Italia 16 Februari 1979, Valentino Rossi adalah legenda. Satu-satunya penguasa sirkuit MotoGP yang mampu menyaingi prestasi Michael Doohan dengan koleksi titel juara dunia di empat kelas yang berbeda dalam tujuh tahun berkarir. Disebut sebagai Michael Schumacher-nya balap motor dunia, ia telah mengubah peta balap MotoGP dan menjadi salah satu legenda olahraga otomotif di awal Abad 21. Salah seorang pembalap tersukses sepanjang masa dengan 9 gelar Juara Dunia, yaitu sekali di kelas 125cc, sekali di kelas 250cc, dan tujuh kali di kelas puncak: 500cc dan MotoGP.
Karena kepiawaianya ‘menari’ di atas sirkuit, ia menganggap dirinya sebagai illmuwan yang sedang melakukan eksperimen gila di sirkuit. Ide ini melahirkan julukan “The Doctor” yang kemudian disandangnya. Selain itu, nama Valentino banyak digunakan oleh para dokter di Italia.
Tahun 2005, ia menelurkan buku autobiografi bertajuk "What If I'd Never Tried It?” Di buku yang dikemas apik menyerupai diary personal ini, Rossi menulis dengan tajam mengenai pengalamannya di sirkuit dalam 10 tahun terakhir, dan uji coba yang dilakukannya untuk tim balapan Formula Satu, Ferrari. Ia menulis, tidak tertutup kemungkinan suatu saat nanti dia berubah posisi dari pembalap motor menjadi pembalap Formula Satu.
Tahun ini, sang ikon MotoGP Valentino Rossi bergabung dengan Oakley sebagai brand ambassador dan segera akan meluncurkan desain versi dari kacamata favoritnya, Holbrook. “Saya memilih Oakley karena mereka mempresentasikan ambisi saya,” papar Rossi. “Fokus dan dedikasi mereka terhadap inovasi teknologi membuat semua produk Oakley luar biasa.”
Segudang prestasinya akan menjadi daya tarik sebagai brand ambassador dan ikon kampanye terutama di perusahaan Italia dan Spanyol. “Adrenalin juga ambisi Valentino cocok dengan brand Oakley,” ucap Scott Bowers, SVP dari Global Marketing dan Brand Development Oakley. Ia tidak kenal henti untuk “push to the limit” demi memaksimumkan performa. Fakta dan kesamaan prinsip yang sama dengan Oakley inilah yang membawanya bergabung dengan brand pemimpin inovasi teknologi sport ini. Kacamata Holbrook versi Rossi ini nantinya akan diberi nama V46 Signature Holbrook, sesuai dengan kegilaannya terhadap salah satu eyewear Oakley, Holbrook.
Bagaimanapun, walau musim tahun ini disebut para kritikus sebagai dekadensi Rossi, ia tetap dijagokan sebagai pemegang gelar musim 2011. Aksi solidnya di tikungan saat menghajar sirkuit akan selalu ditunggu oleh para fans dan semua pemuja balapan roda dua di seluruh dunia.
Seperti yang diucapkannya, “My target is to finish on the podium, and then we'll see where everybody else is. “
*Teks oleh Jerry Tobing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar